Amdal Lalin Hotel The 101 Harus Dikoreksi

Palembang – Analisis Dampak Lalu Lintas,(Amdal) Hotel The 101 Jalan Rajawali harus segera dikoreksi sebab amdal lalin merupakan syarat mutlak dan wajib dipenuhi dalam pengeluaran ijin selanjutnya untuk sebuah bangunan,baik itu Ijin Mendirikan Bangunan,(IMB) atau Ijin Penggunaan Bangunan,(IPB).
Hal ini diungkapkan,Ketua Komisi II DPRD Kota Palembang,Chandra Darmawan,sesaat usai memimpin rapat bersama Dishub dan Dinas BPM-PTSP Kota Palembang terkait Hotel The 101 Jalan Rajawali Palembang,Rabu,(12/07).
Dikatakannya,beberapa waktu lalu,pihaknya telah melakukan inspeksi mendadak,(sidak) ke beberapa hotel di Kota Palembang,diantaranya,Hotel The 101,Santika,Horison Ultima,Batiqa,hasilnya begitu banyak temuan yang didapat sehingga,pihaknya memanggil dinas terkait sebagai mitra terkait temuan yang didapat,hanya saja,saat ini,pihaknya masih terfokus ke hotel The 101 nanti semua akan dipertanyakan terkait ijin yang sudah dikeluarkan.”Temuan yang didapat didominasi soal implementasi ijin yang sudah keluar,kalau IMB semua ada tapi yang dipertanyakan,kok IMB bisa keluar tapi ada beberapa persyaratan yang tidak terpenuhi”,kata Chandra.
Dilanjutkannya,khusus untuk Hotel 101 belum memiliki Ijin Penggunaan Bangunan,(IPB),selain itu,untuk IMB sudah ada hanya saja ada rekomendasi amdal Lalin dari Dishub Palembang ada beberapa poin yang harus dipenuhi,baru diterbitkan IMB.Persoalannya,rekomendasi Lalin tersebut belum dipenuhi tapi IMB sudah terbit.Misalnya,untuk kamar diperkirakan ada 130 kamar sementara lahan parkir yang disiapkan sekitar 35-40 kendaraan.Inikan menyalahi Permenhub Nomor 55.”Atas persoalan itu,kita minta Dishub dan BPM-PTSP mengkoreksi ijin yang sudah terbit dan mendeadline sepekan jika tidak bisa maka kita akan memberikan fanishman kepada dinas terkait”,jelasnya.
Chandra menambahkan,pihaknya sangat kuatir jika penertiban IMB untuk pembangunan hotel tidak diseleksi berdasarkan aturan,tidak bisa dibayangkan saat Asean Game 2018 mendatang,tamu yang tidak kebagian parkir akan memarkir kendaraannya dijalanan sehingga terjadi penyempitan yang luar biasa dampaknya terjadi macet.”Kota Palembang sudah padat dengan kendaraan jangan sampai ditambah lagi dengan ulah para pengelola maupun oknum pemerintah yang tidak taat aturan”,tambahnya.
Sementara itu, Sekretaris Dishub Palembang, Agus Supriyanto mengatakan, pihaknya akan segera memastikan terkait adanya temuan amdal lalin atau lahan parkir yang tidak sesuai.
“Kami akan cek lapangan segera mungkin. Jika benar, kami akan revisi amdal lalin hotel 101,”ujarnya.(my)

You might also like More from author

Leave A Reply