Binus University Online Learning keluargkan program Hybrid Program Bagi Maba

PALEMBANG, Sumselpostonline.com – Setelah berhasil berhasil menerapkan Sistem pembelajaran online beberapa tahun ini, kini Binus University Online Learning kembali dimodifikasi. Kali ini, sistem online tersebut akan dipadu dengan perkuliahan tatap muka dengan porsi lebih banyak dalam setiap satu semesternya atau yang disebut Hybrid Program.

Manajer BULC Palembang, Hardiansyah, S.Kom, MM mengatakan, program ini diarahkan bagi calon mahasiswa yang menginginkan waktu lebih lama untuk pertemuan tatap muka selama masa perkuliahan. “Jadi Hybrid Program ini dikhususkan bagi lulusan baru SMA/SMK yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi, dengan kombinasi perkuliahan tatap muka dan pembelajaran secara online,” ujarnya saat menjelaskan metode hybrid learning di kampus Binus Palembang, kemarin.

Jika sebelumnya hanya mengadakan pertemuan tatap muka dua kali selama satu priode karena menerapkan sistem pembelajaran Multi Channel Learning, maka untuk Hybrid Program akan lebih sering yakni lima kali pertemuan. “Setiap dua minggu sekali ada pertemuan tatap muka, selebihnya akan dilakukan secara online. Proses pembelajaran Hybrid dibagi menjadi dua priode, dimana masing-masing priode berlangsung selama tiga bulan,” jelasnya.

Untuk tetap menjaga kualitas pembelajaran, maka mata kuliah yang diambil pada tiap priode dibatasi hanya dengan tiga mata kuliah. “Jadwal kelas tutorial akan disesuaikan dengan kebutuhan pembelajaran yang telah ditentukan di awal perkuliahan,” terangnya.

Ia menjelaskan, keunikan dari program ini sendiri adalah perpaduan anatara reguler dan online yang bisa dilakukan fleksibel oleh mahasiswa. Apalagi tatap muka juga diterapkan melalui kelas tutorial yang frekuensinya disesuaikan dengan kebutuhan mahasiswa. “Teknologi pembelajaran secara online tersedia dalam berbagai fasilitas, seperti forum diskusi, materi perkuliahan dalam bentuk video, tugas kelompok, tugas individu dan kuis,” ungkap Hardiansyah.

Hybrid program sendiri baru dibuka pada dua kota, yakni Palembang dan Semarang karena pada dua kota tersebut kelas reguler memang tidak ada. Perkuliahan sendiri dimulai pada September 2017 dan sudah dibuka pendaftaran sejak 1 Maret lalu. Jurusan yang tersedia yakni Teknik Informatika, Manajemen, Akutansi dan Sistem Informasi dengan jenjang pendidikan Strata 1.

“Program ini tidak terbatas pada lulusan SMA/SMK saja, namun para karyawan dan profesional pun bisa bergabung dengan kuliah tutorial dari program ini,” ungkapnya. Ia optimis Hybrid program ini cukup diterima oleh masyarakat. Karena arahnya nanti ke perkmbangan teknologi, dimana ke depannya nanti pendidikan akan menerapkan sistem online. ” Secara total setiap tahun menerima 1.500 mahasiswa secara nasional dan sekitar 100 orang dari Palembang. Kita pionirnya untuk melaksanakan pendidikan online atau jarak jauh ini, dan satu-satunya PTS yang diberikan izin oleh Kemendikti,” jelasnya (hasan basri).

You might also like More from author

Leave A Reply