Capres Sebaiknya Adu Gagasan Membangun Daerah

JAKARTA, Sumselpost Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah berharap masyarakat di daerah-daerah, seperti Papua dan Maluku, serta universitas agar bisa mengundang calon-calon presiden yang ingin maju di Pilpres 2019 untuk kontestasi ide, gagasan dan pemikiran untuk membangun Indonesia ke depan.

“Sehingga para capres bisa mengemukakan pandangan mereka terhadap daerah-daerah tersebut. Jadi, mulailah mengundang capres  untuk berdebat di daerah-daerah. Apa sikap capres itu bagi daerahnya masing-masing,” tegas Fahri pada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Senin (8/1/2018)

Menurut Fahri, dengan menggelar kontestasi ide, maka masyarakat dapat mengenal karakter  kepemimpinan dari calonnya masing-masing. Sebab, kontestan akan diminta terbuka dalam memberikan solusi terhadap pelbagai permasalahan di daerahnya  masing-masing, dan apa janji mereka kepada rakyatnya.

“Semua capres harus membuka diri, apa sikap capres itu bagi Maluku Utara, Bali, NTT, NTB, Papua, dan daerah lainnya. Bagaimana mau menyelesaikan masalah Papua, apa janji mereka kepada rakyat Aceh,” kata Fahri.

Termasuk Presiden Jokowi sebagai petahana menurut Fahri, dapat menyampaikan segala pencapaiannya selama menjabat pada masyarakat.

“Harusnya pada awal 2018 ini sudah ada kontestasi ide. Makanya, saya menganggap kritik masyarakat pada Jokowi itu harus dijawab sebagai petahana. Beliau harus jawab secara baik, dan mendalam agar mulai ada konstestasi ide,” ujarnya.

Sejauh itu Fahri melihat adanya gejala masyarakat sedang mencari-cari calon alternatif pemimpin baru di Pilpres 2019 mendatang, selain dua figur Ketum Gerindra Prabowo Subianto dan Presiden Joko Widodo.

Menurut Fahri, berdasarkan survei saat ini kedua nama tersebut masih mendominasi, namun tak dipungkiri publik masih mencari sosok pemimpin alternatif selain kedua tokoh tersebut, masih ada kemungkinan akan ada figur baru yang akan mewarnai bursa Pilpres 2019.

“Kalau saya melihat survei-surveinya, justru publik masih mencari sosok pemimpin alternatif selain kedua tokoh tersebut. Karenanya belum tentu hanya Prabowo dan Jokowi sebagai petahana yang akan terpilih sebagai konstestan di Pilpres 2019 nanti,” pungkasnya.

You might also like More from author

Leave A Reply