Diancam, Selan Minta Perlindungan Hukum

PALEMBANG – Selan (44) warga Desa Pematang Palas, RT 04, Kabupaten Banyuasin, yang sebelumnya melaporkan Jauhari (50), rekan kerjanya di PT Tunas Baru Lampung, ke Mapolda Sumsel atas dugaan tindak pidana perampasan, Senin (19/6) kembali mendatangi Mapolda Sumsel, kedatangan nya kali ini guna meminta perlindungan hukum kepada pihak kepolisian karena telah diancam oleh Junaidi.

” Beberapa hari yang lalu, Junaidi (terlapor-red) menelepon saya dan mengancam saya. dia bilang, berani kamu ya melaporkan saya ke Polda Sumsel, tunggu kamu ya. atas dasar ini saya meminta perlindungan hukum, karena Junaidi ini sekarang masih berkeliaran di luar. Memang kemarin sudah sempat diamankan pihak kepolisian, namun kemudian saya mendapat kabar, kalau Junaidi sekarang tidak ditahan,” ujarnya.

Laxsana (40) rekan korban yang turut menemani korban ke Mapolda Sumsel membenarkan adanya ancaman terhadap selan.” Memang Junaidi sudah kami laporkan ke Mapolda Sumsel, kini kasus tersebut ditangani oleh Polres Banyuasin karena laporan nya dilimpahkan ke sana pada tanggal 16 juni 2017 berdasaarkan surat pelimpahan nomor B/304/VI/2017/Ditreskrimum,” ujarnya.

Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, Selan melaporkan Junaidi pada tanggal 7 Juni 2017 atas dugaan perbuatan tindak pidana pasal 365 KUHP dengab nomor STPL/371/VI/2017/SPKT, dalam laporan nya Selan menyebutkan kalau pelaku Junaidi telah berulang kali merampas uang gajinya sebagai security PT Tunas Baru Lampung.

” setiap saya terima gaji di awal bulan, Junaidi mendatangi saya kemudian merampas uang saya sebesar Rp 700 ribu. saya tidak terima, saya kerja keras untuk menafkahi keluarga, tetapi hasilnya malah dinikmati orang lain,”kata Selan saat membuat pengaduan di SPKT Mapolda Sumsel. (Mella)

You might also like More from author

Leave A Reply