Ditlantas Polda Sumsel Bagikan Helm dan Kampanyekan Ketertiban Keselamatan Berlalu Lintas

PALEMBANG-

Guna memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-72 serta untuk menjaga sinergitas antara TNI-Polri, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sumsel beserta seluruh jajaran menyelenggarakan kampanye ketertiban keselamatan berlalu lintas mulai 14-20 Agustus 2017.

Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sumsel, Kombes Pol Raden Slamet Santoso SIk, mengatakan akan melaksanakan kegiatan-kegiatan kepolisian dengan tagline “Semarak Kemerdekaan RI ke-72″. Kegiatannya mulai dari menghias pos-pos lalu lintas dengan nuansa merah putih,” ujarnya, Senin (14/8/2017).

Selain itu, tambah Raden Slamet, Ditlantas Polda Sumsel juga melakukan sosalisasi dan pelayanan lalu-lintas dengan menggunakan pakaian pejuang.” Kemudian, ada pula pelayanan perpanjangan SIM gratis dan pembagian helm, bagi anggota TNI di Kodam, Korem, Kodim, Lanud dan Lanal, berikut pos-pos sudah kita hias, itu dilakukan di seluruh wilayah Sumsel, termasuk di polres-polres,” katanya.

Dikatakan Raden Slamet, rangkaian kegiatan itu akan ditutup dengan fun bike di Jakabaring Sport City pada Minggu (20/8/2018) mendatang.”Pesertanya gabungan dari Polresta Palembang dan Polda Sumsel dengan tema perjuangan, dimana nantinya kan ada penilaian kostum dan lain sebagainya. Nanti acara ini juga dipimpin oleh Pangdam dan Kapolda,” imbuhnya seraya mengatakan kalau kegiatan tersebut guna menarik perhatian masyarakat dan tersentuh hatinya.

.” Sebab, Indonesia sendiri sudah 72 merdeka, untuk itu ketertiban dan keselamatan lalu lintas harus kita jaga. Termasuk kesadaran dalam membayar pajak, sementara itu berkaitan dengan berita-berita soal razia serentak yang menyebar di dunia maya, ditegaskan Slamet, bahwa semua itu adalah bohong atau hoax, operasi kepolisian dalam satu tahun sudah terencana dan ada tiga, yakni Operasi Simpatik, operasi Patuh dan operasi Zebra,”jelasnya.

Sebelum pelaksanaan operasi itu, pasti akan dilakukan dengan rapat koordinasi, gelar pasukan dan sosialisasi kepada masyarakat. “Jadi masyarakat tidak perlu percaya berita hoax seperti itu. Demikian juga, dengan pajak kendaraan yang akan dirazia hingga dikerangkeng dan lain sebagainya, itu semua hoax, Ditlantas Polda Sumsel sendiri sudah berupaya melakukan pelayanan terhadap masyarakat sebaik mungkin, mulai dari penerapan aplikasi berbasis android yakni Polisi Wong Kito hingga masyarakat pun bisa melakukan pendaftaran antrian online jika ingin melakukan pembayaran pajak. Namun, memang tahun ini tidak ada pemutihan pajak, sebab kesadaran masyarakat di Sumsel sudah cukup baik,”pungkasnya. (Mella)

You might also like More from author

Comments are closed.