Dompet Dhufa Buat Program Melatih Guru Menjadi Lebih Kreatif

PALEMBANG, Sumselpostonline.com – Melatih guru agar menjadi lebih aktif saat mengajar melalui Sekolah Literasi Indoensia (SLI), merupakan salah satu program Dompet Dhuafa Sumatera Selatan (Sumsel).

Konsultan SLI Dompet Dhuafa Sumsel,Wilayah Ogan Ilir (OI), Rizal Ginanjar Ramadhan, untuk mencapai tujuan itu LSI sendiri telah mempunyai beberapa sekolah literasi diberbagai kabupaten/kota yang ada di Sumsel. Salah satunya di Kabupaten OI yang sudah memiliki enam sekolah literasi yang terintegrasi seperti SD Pidua Meranjat, SDN 08 Indralaya Utara, SDN 14 Indralaya Utara, SDN 24 Indralaya, MI Syafa’atut Thulab dan MI Masdarul Ulum. “Dalam satu tahun sejumlah sekolah literasi ini akan diberikan pelatihan bagi guru-gurunya. Terutama membuat guru lebih kreatif agar proses pembelajaran di dalam kelas siswa menjadi lebih cepat mengerti,” ungkapnya.

Dijelaskannya, untuk pelaksanaan pelatihan tahap pertama sudah dilakukan pada 11-12 Maret dan pada 18-19 Maret lalu dengan jumlah peserta sebanyak 67 orang guru dari enam SLI di Kabupaten OI. Sedangkan untuk tahap kedua akan dilakukan pada bulan Juni mendatang. “Kegiatan ini bertujuan agar kompetensi yang dimiliki guru menjadi lebih baik. Mulai dari pembuatan RPP, cara mengajar di kelas dan lain sebagainya,” terangnya.

Rizal mengaku, kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk tanggungjawab yang dimiliki oleh Dompet Dhuafa dalam mencerdaskan anak bangsa. Tak hanya itu, sekolah LSI juga akan dibimbing dalam hal masalah lainnya selama satu tahun kedepan. “Makin baik kualitas tenaga pengajar di lembaga pendidikan, diharapkan kualitas SDM semakin baik,” ucapnya.

Sementara itu, Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Sumsel, Kusworo Nursidik mengungkapkan, salah satu program yang dimiliki oleh Dompet Dhuafa Sumsel adalah dibidang pendidikan. Baik melalui beasiswa maupun dibentuknya LSI dibeberapa sekolah di kabupaten/kota di Sumsel. ” Agar bisa memperbaiki status kaum Dhuafa di masa mendatang,  Kita terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan bagi kaum dhuafa,” ujarnya (hasan basri)

You might also like More from author

Leave A Reply