DPR Tolak Campur Tangan Amerika dalam Konflik Iran

JAKARTA, sumselpost Ketua Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI Hj. Nurhayati Ali Assegaf prihatin atas krisis yang terjadi di Iran. Karena itu DPR mendukung penuh pemerintah Iran untuk segera menuntaskan masalah negerinya secara damai tanpa kekerasan.

“Saya mendorong dan mendukung pemerintah Iran dapat segera menyelesaikan krisis secara damai tanpa kekerasan. Saya percaya Iran dapat secepatnya keluar dari krisis itu,” demikian Nurhayati selaku Presiden Geneva Council on International Affairs and Development (GCIAD) itu, Jumat (5/1/2018).

Karena itu dia menolak keras campur asing atas kiris Iran tersebut. Sebab, tangan asing atas krisis di Negeri Mullah itu justru akan mengeskalasi krisis ke arah yang lebih buruk, terutama memperburuk terhadap perempuan dan anak-anak.

“Saya menekankan pentingnya perlindungan atas kelompok rentan seperti anak-anak dan perempuan saat konflik berlangsung,” ujarnya.

Dengan demikian Waketum Demokrat itu meminta pemerintah Indonesia memberikan dukungan kepada Iran dalam upaya menyelesaikan kiris yang terjadi sejak 28 Desember 2017 lalu itu.

“Sebagai negara muslim terbesar, dan anggota OKI, pemerintah seharusnya cepat merespon konflik di Iran dengan memberikan dukungan penuh agar pemerintah Iran dapat menyelesaikan krisis tanpa campur tangan asing. Saya sarankan presiden Jokowi berkomunikasi langsung dengan Presiden Iran,” kata Nurhayati lagi.

Di sisi lain menurut Nurhayati, Parlemen Indonesia dapat berkontribusi dalam upaya menyelesaikan krisis di Iran.“DPR dan parlemen Iran tergabung dalam Parliamentary Union of OIC Member States (PUIC), yaitu parlemen negara-negara OKI, akan menyampaikan dukungan penuh kepada pemerintah Iran. Kita menolak campur tangan asing apapun bentuknya. Sikap ini kita  tunjukkan dengan hadir di konferensi PUIC ke-13 pada pekan depan di Tehran, Iran,” pungkasnya.

You might also like More from author

Leave A Reply