Hari Kedua USBN, Siswa Lebih Rileks

PALEMBANG, sumselpostonline.com – Memasuki hari ke dua  Ujian Sekolah Berstandar Nasional (USBN), tidak seperti pada saat pertama. Siswa terlihat lebih santai dan enjoy menghadapinya, seperti yang terpantau di SMK Negeri 5 Palembang, siswa sudah memenuhi sekolah sejak pukul 07.00 WIB, meskipun pelaksanaan USBN dilaksanakan pukul 07.30 WIB. Selain itu, siswa lebih tenang dan tidak lagi sibuk membuka buku sebelum masuk ruangan, siswa tampak rileks dan lebih siap.

Seperti yang diakui oleh Fitri, Kelas XII, dirinya mengakui siap mengikuti USBN, karena persiapan sudah dilakukan sejak jauh-jauh hari.

“Sudah diberikan latihan soal-soal, persiapannya juga sudah lama dilakukan sebelum menghadapi USBN jadi tidak terlalu menakutkan,” ujarnya.

Wakil Kurikulum SMK Negeri 5 Palembang, Dra Suharmi mengatakan, khusus SMK Negeri 5 Palembang yang mengikuti USBN sebanyak 402 siswa. Semua siswa ini berasal dari jurusan akuntansi, pemasaran, administrasi  perkantoran,  animasi dan multimedia.

“USBN ini dilaksanakan selama tiga hari mulai hari ini sampai Rabu nanti, setiap hari ada satu mata pelajaran. Khusus USBN ini cuma ada tiga pelajaran yaitu PAI, PPKN, dan Keterampilan Komputer dan Pengelolaan Informasi (KKPI) khusus untuk SMK. Soalnya ada 45 soal terdiri dari 40 soal pilihan ganda dan 5 soal esay,” ujarnya.

Sebelumnya Widodo mengatakan, mata pelajaran USBN yang akan diujikan untuk tingkat SMP adalah pendidikan agama, PPKN, IPS. Untuk SMA pendidikan agama, PPKN, sejarah umum, tiga mapel sesuai program studi, masing-masing tiga jurusan, dari IPA ada Fisika, Kimia, Biologi, IPS ada ekonomi, geografi, sosiologi. Dan terakahir Bahasa Indonesia, Antropologi dan bahasa Asing. Untuk SMK pendidikan Agama, PPKN, keterampilan komputer.

“Sebelum USBN 2017, akan ada pelatihan penulisan kisi-kisi,indikator soal, penulisan soal, dan penskoran. Penulisan soal akan dilakukan oleh guru yang bergabung dalam KKG/MGMP di kabupaten dan kota yang mengacu pada kisi-kisi USBN. Master soal disimpan kepala sekolah, buku soal ujian dicetak dan disimpan di sekolah masing-masing. Soal-soal berasal dari pusat sebanya 25 persen dan selebihnya dibuat oleh guru yang tergabung dalam MGMP masing-masing zona wilayah,” ujarnya. (hasan basri)

.

You might also like More from author

Leave A Reply