Kakanwil Kemenag Sumsel Mewisuda 1.305 Santriwan /Wati

PALEMBANG, Sumselpostonline.com – Sebanyak 1.305 santriwan /wati yang berasal dari rumah tahfidz pada Madrasah dan KUA kecamatan se-Kota Palembang diwisuda oleh Kakanwil Kemenag Sumsel HM Alfajri Zabidi, MM,M.Pd.I di Masjid Taqwa Palembang. Selasa (08/05).

Dalam arahannya Alfajri mengapresiasi kerja keras dan nyata yang dilakukan Rumah Tahfidz Madrasah dan KUA kecamatan se-Kota Palembang, Hasil ini diperoleh pasti dengan kerja keras.

Rumah Tahfidz ini sudah menunjukkan eksistensinya dalam pencapaian kerja nyata dalam usaha membumikan Alquran di Sumatera Selatan, khususnya di Kota Palembang. Dan pihak Kanwil Kemenag Sumsel akan senantiasa mendukung usaha-usaha seperti ini, karena telah membantu perwujudan visi misi dari Kanwil Kemenag Sumatera Selatan, “ungkapnya.

Alfajri menghimbau kepada para orang tua yang hadir untuk merubah orientasi terhadap pendidikan anak. Pendidikan bukan hanya pada akademik saja. Juga harus mengejar pendidikan agama.

Selain pendidikan akademik, pendidikan agama jauh lebih penting buat anak-anak kita. Agar menjadi pribadi yang beraklhak dengan landasan agama, katanya.

Selanjutnya Alfajriberharap agar cabang-cabang rumah tahfidz yang ada agar bisa dijangkau oleh seluruh masyarakat Sumsel, ” tuturnya

Sementara itu Kakankemenag Kota Palembang H. Darami, S.Ip,S.Pd.I menyampaikan, Total Santri yang diwisuda berasal Rumah Tahfiz Madrasah & KUA sebanyak 1.305 santri, santri terbanyak dari Rumah Tahfidz Al Hasanah MAN 1 Palembang”. Ujarnya

“Para santri yang diwisuda tersebut berasal dari Rumah Tahfidz Madrasah dan KUA dilingkungan Kemenag Kota Palembang :adapau rinciannya sebagai berikut MIN 1 berjumlah 195 santri,MIN 2 berjumlah 190 santri,MTsN 1 berjumlah 197 santri,MTsN 2 berjumlah 121 santri,MAN 1 berjumlah 380 santri,MAN 2 = 85 santri ,MAN 3 = 70 santri,16 KUA = 77santri,”terangnya

Sementara itu di tempat terpisah, Kepala MAN 1 Palembang Buchari SAg mengaku, kegiatan rumah tahfiz menjadi salah satu program unggulan madrasah. Oleh sebab itulah, pihak madrasah mewajibkan siswa untuk menghafal Alquran sejak kelas X. “Kita targetkan seluruh siswa hafal Alquran minimal 3 juz saat lulus,  saat ini Jumlah siswa kita ada 890 orang,” ucapnya (hasan basri).

You might also like More from author

Leave A Reply