Minimnya Ruang Kelas, KBM Terpaksa Double Shift

SumselPostOnline.com, Sekolah Dasar (SD) Negeri 244 Palembang yang terletak di Jalan Kolonel Sulaiman Amin terpaksa melaksanakan proses belajar mengajar double shift Pasalnya kurang lebih 900 siswa/i mengalami kekurangan ruang kelas pasalnya, maka dari itu Pihak sekolah berharap bisa mendapatkan ruang tambahan.
Kabid SD Disdik kota Palembang Bahrin, S.Pd mengatakan dalam hal itu pihaknya sudah melakukan pendataan, dimana saja sekolah yang diprioritaskan mana yang di undur. Apabila sekolah tersebut sudah memang harus di bantu, kita akan segera melajukan pengajuan. “Ya, kita tahu saja ada 248 SD Negeri yang ada di kota Palembang, tapi untuk perbaikan dan pembangunan baru dalam setahun tahun hqnya 20 SD Negeri saja, kita harap Kepala sekolah harus sedikit bersabar, nanti kita akan terus meminta kepada pihak pemerintah pusat agar ditambahkan lagi dana anggaran pembangunan dan perbaikan sarana sekolah,” katanya.
Sementara itu, Kepala SDN 244 Palembang Cik Ijah mengatakan saat ini pihaknya mengalami kendala kekurangan dan kerusakan, yang mana 16 ruang kelas tersebut, ada 8 ruangan masih baik dan 8 ruangan lagi masih kondisi kurang baik atau buruk. “Sedangkan jumlah siswa kita kurang lebih ada 900 anak dengan Rombel (Rombongan Belajar) kelas ada 29 kelas. Tentunya kondisi tersebut, membuat kita terus mengadakan double shift,” katanya.
Lanjutnya. Belum lagi ada beberapa ruangan sudah harus mulai dibenahi. Sebab 8 kelas nya sudah mulai bocor dan tidak nyaman dalam aktivitas belajar. “Memang sekolahnya terletak jauh dari pusat kota, namun pemukiman masyarakat disini sangatlah banyak, sehingga tidak semua anak kita bisa tampung dalam tahun ajaran ini,” jelasnya.
Rencananya pada tahun depan pihaknya akan mengajukan 6 kelas. Seperti pengajuan kekurangan dan perbaikan kelas yang sudah lama. “Belum lagi di tahun ini pihaknya tidak boleh menerima lebih dari 28 siswa dalam satu kelas,” ungkapnya.
Untuk total guru dan staf terdapat 44, tapi yang khusus mengajar ada 32 guru kelas. “Ya, kita maunya baik segi sarana, prasarana serta tenaga didik semua tercukupi. Sehingga aktivitas kegiatan belajar siswa bisa lebih meningkat lagi dan maksimal sehingga apa yang menjadi cita-cita kita semua menjadi anak bangsa yang cerdas akan terwujud,” pungkasnya. ( Hasan Basri )

You might also like More from author

Leave A Reply