Pertanyakan Penambahan Honor RT-RW Tak Jelas, Massa Garda Api Sumsel,Demo Kantor DPRD Palembang

PALEMBANG,Sumsel Post- Berorasi di depan pagar kantor DPRD kota palembang,Puluhan orang dari pengurus Garda Api Sumsel (GAS) mendemo dan melakukan orasi yang dialamatkan ke Kantor DPRD Kota Palembang, Senin (4/6/2018).

“Sebagai generasi penerus bangsa kami siap mengawal  demokrasi adil dan beradab dengan ini menyatakan sikap. Mempertanyakan kepada Pemkot Palembang tentang adanya penambahan honor untuk seluruh ketua RT dan RW se-Kota Palembang dari Rp 300 ribu menjadi Rp 600 ribu per bulan,” teriak Koordinator Aksi Pengurus Wilayah Garda Api Sumsel, Yan Hariranto SPd yang biasa di pangil Yan Coga ini dan didampingi Korlapnya Mirza ST. dengan suara keras dan lantang.

Dijelaskan Yan Coga,masalahnya penambahan uang tersebut belum dibicarakan dengan DPRD Kota Palembang, apalagi disetujui Badan Anggaran DPRD Kota Palembang.

“Patut kita duga keputusan Pjs Walikota Palembang tersebut menguntungkan pihak tertentu dalam Pilkada Kota Palembang. Kami berharap Pilkada Kota Palembang berjalan dengan jujur dan adil,” urai Yan Coga.

Berikutnya Massa juga menduga adanya pemotongan uang TPP (Tunjangan Perbaikan Penghasilan) dari beberapa oknum pejabat Pemkot dengan tujuan yang belum jelas dan kami meminta aparat penegak hukum untuk menyelidiki kasus ini sesegera mungkin,dan kami berpedoman dengan (Perwali no.43 tahun 2018,tentang Pedoman Pelaksanaan Pemberian Penghargaan Kepada Ketua Rukun Tetanga dan Ketua Rukun Warga) dan kami akan ada rapat dengan DPRD kota palembang nantinya apa bila tidak membuahkan hasil yang memuaskan maka kami akan menindak lanjuti tuntutan kami ke jakarta sekali pun.” pungkas Yan Coga.

Karena anggota DPRD kota palembang semuanya sedang dinas luar, maka perwakilan massa hanya diterima Kabag Humas DPRD Kota Palembang Repelita Siregar di pintu gerbang DPRD Kota Palembang.

“ya kami akan menampung aspirasi dan akan disampaikan kepada dewan dan komisi yang terkait,” ujarnya.

Sedangkan Wakil Ketua DPRD Palembang Muliadi SPd MM yang dikonfirmasi melalui sambungan ponsel dan mengaku sedang berada di Jakarta tampaknya enggan juga untuk berkomentar.

“saya sedang dinas ke luar kota dan berada di Jakarta. mengenai hal tersebut yakni tuntutan pendemo saya lupa. Nanti saja kami mau rapat dulu dan dari rapat itulah kita akan mendapatkan titik terangnya.” tutup anggota DPRD dari partai Demokrat ini.

Diakhir demo Yan Coga menambahkan bahwa tuntutan mereka berdasarkan ” Perwali no.43 tahun 2018,tentang Pedoman Pelaksanaan Pemberian Penghargaan Kepada Ketua Rukun Tetanga dan Ketua Rukun Warga.dan kami akan bertemu dengan DPRD kota palembang untuk membahas tentang hal tesebut apa bila tidak ada titik temu maka dengan terpaksa kami akan menindak lanjuti tuntutan kami ke jakarta.” pungkasnya.(saf)

You might also like More from author

Leave A Reply