PGRI Ajak Guru Agar Ramah Anak

PALEMBANG , Sumselpostonline.com – Sebanyak  550  guru mulai dari  SD hingga SMA se-kota Palembang yang tergabung dalam  Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menggelar seminar nasional Pendidikan Ramah Anak Untuk Mencegah Kekerasan. Menyusul  terjadinya kekerasan terhadap siswa di SMPN 20 Palembang.

Seminar tersebut menghadirkan narasumber dari Sekjen KPAI RI aktivitas anak dan pakar pendidikan Erlinda,  pemateri komisioner KPAD kota Palembang sekaligus ketua Pokja dan perlindungan anak Hj Tri Widayatsih.

Ketua PGRI Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) H. Ahmad Zulinto, S.Pd.MM mengatakan kegiatan seminar bertujuan  bagaimana  menjadikan guru ramah anak. “Kami berharap melalui workshop ini tidak ada lagi  gaya mendidik anak dengan kekerasan,” katanya, saat dibincangi Gedung Guru PGRI Sumsel, Rabu (29/3).

Dia mengatakan, untuk kekerasan anak didalam sekolah sebetulnya sudah ada batasan, sebab mereka sudah diberikan sebuah pengetahuan pedagogik, dimana isi pengetahuan tersebut mengajarkan cara mendidik dengan baik dan benar. “Kalau menyangkut fisik tentu kita sangat melarang, kami harap orang tua siswa jangan membesarkan jika anaknya terkena hukuman seperti di senggol tapi pada saat laporan orang tua katanya di tabok, seharusnya para orang tua siswa turut mendidik anaknya untuk mengikuti aturan yang ada di sekolah, sehingga tidak ada miss komunikasi,” jelasnya.

Sekali lagi pihaknya, tidak membenarkan adanya menghukum anak dengan cara kekeradan, kalau bisa para guru sekolah bisa menghindari aksi kekerasan anak. “Kita harap dengan seminar ini para guru bisa menerapkan bagaimana pendidikan ramah anak untuk mencegah kekerasan anak,” ungkapnya.

Sementara itu, Komisioner KPAD kota Palembang sekaligus ketua Pokja dan perlindungan anak Hj Tri Widayatsih mengatakan orang tua itu harus meningkatkan pengawasan terhadap anak, karena gadget sudah bermacam-macam konten jadi harus lebih baik lagi dalam pemantauan anak. “Kita juga meminta para orang tua, guru dan masyarakat dapat ikut mengawasi kegiatan mereka, sebab dengan adanya pengawasan pastinya akan terciptalah suasana yang ramah dan aman dalam pendidikan,” pungkasnya. (hasan basri)

You might also like More from author

Leave A Reply