Rapat Paripurna Istimewa HUT Empat Lawang Khidmat

EMPAT LAWANG, Sumselpostonline.com –Sidang paripurna istimewa HUT Kabupaten Empat Lawang ke-10 berlangsung di gedung serba guna (GSG) Kamis (20/4), rapat yang  dipimpin  Ketua DPRD  Empat Lawang H David Hadrianto Aljufri SH (HDA) berjalan khidmat.

Hadir pada kesempatan itu orang nomor satu di Sumatera Selatan H Alex Noerdin, seluruh perwakilan kepala daerah kabupaten tetangga, Kapolres Empat Lawang, Kajari Empat Lawang dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Empat Lawang.

Ketua DPRD Kabupaten Empat Lawang David, mengucapkan terimakasih atas kehadiran Gubernur Sumatera Selatan H Alex Noerdin di paripurna HUT Empatlawang”Di usia Kabupaten Empat Lawang yang sudah sepuluh tahun ini, semoga segala sesuatunya semakin membaik, dan terus berupaya mewujudkan Empatlawang EMAS,” ungkap HDA.

Sementara itu, Bupati Empat Lawang H Syahril Hanafiah mengatakan, selain memeriahkan hari jadi ke -10, pemerintah Kabupaten Empat Lawang juga membahas program-program yang dijalankan pemerintah daerah, serta membahas angka kemiskinan daerah yang semakin tahun semakin menurun.

“Saat ini jumlah angka kemiskinan di Kabupaten Empat Lawang kian tahun semakin menurun dan ini menunjukan bukti nyata program-program yang dijalankan sesuai yang ditargetkan,” ujar Syahril.

Syahril juga menjelaskan, pesatnya pertanian dan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Empat Lawang menjadi agenda utama pemerintah kabupaten guna memutar roda perekonomian dan layanan masyarakat.

“Untuk pertanian kita semakin pesat, salah satunya hasil bumi kopi robusta yang sudah mendapat sertifikat nasional. Dan untuk infrastruktur, kebanggaan masyarakat yaitu jembatan kuning yang pertama kali diresmikan mampu menghubungkan antar kecamatan dan memutar roda perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Selanjutnya Gubernur Sumatra Selatan H Alex Noerdin mengatakan, ada beberapa hal yang harus disimak oleh Pemkab Empat Lawang mengenai pembangunan dan kemajuan daerah. Salah satunya adalah total jumlah APBD yang pendapatannya masih kecil tidak menembus target, hal tersebut harus dievaluasi.

“Harus dicermati untuk semua jajaran pemkab, jika membangun suatu daerah hanya mengandalkan APBD saja itu tidak akan cukup untuk memajukan suatu daerah. Kita harus membangun relasi dari luar karena APBD hanya sebagai pemancing untuk mendapatan dana dari luar, sehingga pendapatan APBD tidak terganggu,” kata Alex, didepan tamu undangan paripurna.

 

Selain itu ia juga menyebutkan, dalam membangun kemajuan daerah selain dana, pemerintah daerah harus bisa didukung masyarakat dan pemerintah daerah harus bisa meningkatkan layanan demi kepentingan masyarakat. Sebab Sumatera Selatan adalah Provinsi dengan perekonomian terpesat sehingga Provinsi Sumsel ditakuti kemajuan perekonomiannya.

“Karena Provinsi yang paling ditakuti perekonomiannya oleh Provinsi-provinsi lain di Indonesia adalah Sumatera Selatan. Dan semua itu adalah hasil dari dukungan masyarakat. Sehingga kemajuan didaerah mestinya bisa mencapai kemajuan dengan waktu yang relatif singkat,” ujarnya.

Alex juga berpesan kepada eksekutif dan legislatif untuk membangun suatu daerah haruslah bekerja sama. (adv)

 

You might also like More from author

Leave A Reply