Ratusan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

BANYUASIN-
Ratusan hektar tanaman padi di Kecamatan Air Saleh Kabupaten Banyuasin terancam gagal panen akibat diserang hama tikus ,penyakit blas dan keasaman, serta lumbing.

Hamparan sawah yang terancam panen tersebut berada di desa Salekmukti,Sidoharjo, Bintaran, Salekjaya, Damarwulan, Salekagung, Srimulyo dan Upang. Jumlah yang diserang tikus dan penyakit blas dan lumbing itu tidak kurang dari 500 hektar ” .

Sayangnya hingga saat ini dinas terkait belum turun kelapangan dan memberikan bantuan kepada petani. “Pada yang terserang hama itu kurang dari 500 hektar tapi dinas terkait belum turun ke lapangan dan memberikan bantuan,” kata ” Tarno petani dari desa Air Saleh, Rabu (30/12).

Terpisah, Kasi Perlindungan Tanaman Dinas Pertanian Kabupaten Banyuasin Muladi mengatakan pihaknya baru menerima laporan atas masalah ini pada 29 Desember dari Unit Pelaksana Tehnis Dinas Pertanian dan Peternakan Kecamatan Air Saleh.

“Memang ada beberapa desa yang diserang tikus, lumbing dan dan blas, diantaranya Desa Srikaton, Saleh Mukti, Bintaran, Srimulyo, Sidoarjo dan Upang, dengan luas lahan 577 hektar. Penyebabnya akibat serangan hama dan penyakit ini dikarena curah hujan yang rendah dan beberapa lahan yang tinggi,” katanya.

Persoalannya di beberapa lokasi air pasang belum bisa dimanfaatkan karena saluran skunder belum ada pintu air serta kondisi air yang asam. “Bantuan berupa obat-obatan itu baru akan kita salurkani Senin (4/1/2016) sesuai dengan permintaan Harsono SP Unit Pelaksana Tehnis dinas pertanian dan peternakan kecamatan Air Saleh.”katanya

Muladi membantah keras jika pihaknya terlambat antisipasi kejadian itu walau sudah ratusan hektar padi sawah terancam gagal panen.”Ini kehendak alam kita tak bisa melawannya.” ujarnya
Muladi  juga mengatakan dengan kejadian ini tidak akan berpengaruh terhadap target pencapayan swadaya pangan karna ini hanya beberapa persen saja dari jumlah total sawah yang ada katanya

Anggota DPRD Banyuasin, Emi Sumitro mengatakan komisi sangat menyangkan keterlambatan pihak pemerintah kabupaten dengan masalah ini sehingga ratusan hektar padi sawah terancam gagal.
“Semestinya prihal ini tidak terjadi jika pemerintah cepat tanggab.dan segera memberikan bantuan sehingga tidak terjadi ratusan hektar padi terserang hama dan tikus,” kata Emi. (ibrahim)

You might also like More from author

Leave A Reply