Rumah Litaria Ludes Dilalap Api

Prabumulih, Sumselpost – Kepulan asap hitam tebal yang berasal dari rumah warga , Litaria (40) warga RT.6 Dusun 1 desa Alai Induk Kecamatan Lembak Kabupaten Muara Enim  membuat warga berhamburan keluar rumah Sabtu ( 30/12-17) lalu sekitar pukul 07.30 Wib . Rumah panggung kontruksi kayu yang berada di lokasi padat penduduk itu nyaris tak ada yang tersisa termasuk perabotan rumah tangga, motor dan pakaian korban dan suaminya Willi bahkan uang tabungan korban sebesar Rp 1 juta yang disimpan di lemari ikut jadi debu .

Rumah milik Pasutri Nitaris dan Willi  yang diketahui pedagang kue keliling itu jadi arang demikian pula rumah orang tua Nita yang dipanggil warga ibu Iyah ikut terbakar sebahagian . Kobaran sigeni diduga karena lampu teplok minyak tanah yang ditaruh korban tak jauh dari tempat tidur terguling .Akibat amukan si jago merah itu tidak menelan korban jiwa sementara kerugian materi ditaksir mencapai Rp. 200.000.000 (Dua Ratus Juta Rupiah) . Hal ini diungkapkan anak korban Riki (20) kepada koran, saat ditemui di TKP Minggu( 31/12-17)
Lanjut Riki , ibunya saat kejadian sedang keliling menjajakan kue keliling desa .Dia mengaku kalau keluarganya termasuk orang tak mampu Makanya musibah kebakaran yang menimpa ibunya diakuinya musibah yang cukup berat ,” Umak kami ini setiap pagi sekitar pukul 6.00 Wib keliling desa untuk menjual makanan,hasilnya tak seberapa cukup makan bie. Makanya kami sangat sedih atas musibah ini,” kata Kiki
Diakui Kiki kalau orang tuanya hanya memiliki pakaian di badan , semua hartanya ludes dilalap api.

Syamroni dan Azimun yang rumahnya berada disamping rumah yang terbakar mengaku kalau api diketahuinya lewat jendela rumah terbakar dan dalam waktu hitungan menit sudah menjalar kebagian lantai rumah panggung yang bahannya papan yang sudah cukup usang .Makanya api begitu cepat .Namun keduanya menjelaskan berkat gotong royong dan kekompakan warga serta musim penghujan dimana air mudah didapat maka rumah keduanya selamat dari amukan si jago merah itu ” Kami nyubek api dari jendela karenanya kami menjerit minta tolong dan masyarakat spontan memadamkan api, ” ujar keduanya

Ditempat terpisah kepala desa setempat, Zulman menjelaskan kalau pihaknya terpaksa meminta bantuan dana suka rela kepada masyarakat untuk membantu korban , hingga Minggu dana yang sudah terkumpul lebih dari Rp. 1.000.000(satu juta), selain dalam bentuk uang terkumpul pula bantuan dalam bentuk sembako.

Atas kejadian ini pihaknya sudah melapor ke Polsek Lembak, Pemda Muara Enim dan dinas terkait lainnya ,” Kami berusaha untuk memperbaiki rumah tersebut karena kasihan korban termasuk orang miskin,” kata Kades

Kapolsek Lembak melalui Kanit Reskrim , Aipda Damanik membenarkan kalau ada rumah warga desa Alai terbakar pihaknya sudah ke TIP dan sedang dalam penyelidikan , katanya saat dikonfirmasi via selulernya (dah/ef)

You might also like More from author

Leave A Reply