Sekat Kanal Buatan Sumsel Akan Dijadikan Role Model Kepolisian RI

PALEMBANG, Penasumatera.co.id – Kepolisian RI berencana akan menjadikan sekat kanal sebagai role model di seluruh wilayah Indonesia, terutama daerah dengan struktur tanah gambut, hal ini disampaikan Asisten Operasi Kapolri, Irjen Pol M Iriawan usai Apel Supervisi dan Asistensi Penanggulangan Karhutla dan pantauan di Desa Rambutan, Indralaya Utara, Ogan Ilir, Sumsel, Selasa (15/7/2017).

“Sistem sekat kanal ini saya nilai cukup berhasil dan ini yang akan dijadikan role model, termasuk pengadaan motor pemadam dapat menjangkau lokasi-lokasi sempit dan hal ini akan dijadikan acuan bagian Polda lainnya,” kata Iriawan usai memimpin apel penanggulangan Karhutla di Ogan Ilir, Sumsel.

Selain memantau sekat kanal di beberapa titik, rombongan yang terdiri dari Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI AM Putranto dan Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto. Kemudian perwakilan Pemprov Sumsel, Najib Asmani dan Bupati Ogan Ilir, Ilyas Panji Alam dan pejabat lainnya juga memantau sekat kanal di desa Rambutan.

Dikatakan Iriawan, pihaknya melihat ada terobosan kreatif dari Polda Sumsel yang sudah memonitor seluruh wilayah Sumsel dengan menggunakan satelit LAPAN dan NASA, sehingga titik api atau hotspot di mana koordinatnya dapat terlihat langsung dari layar.” Setelah itu, dari operator akan langsung menghubungi pos darat, lalu anggota TNI-Polri kerja sama dengan Pemerintah, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api dan instansi terkait lainnya, akan langsung berupaya memadamkan api. Jika titik api cukup besar dan lokasinya sulit dijangkau tim satgas darat, maka akan dilanjutkan ke satgas udara untuk melakukan pemadaman api dengan cara bom air atau water boombing,” katanya.

Iriawan juga menyebutkan kalau bencana karhutla di sepanjang tahun 2016 hingga sekarang jauh berkurang jika dibandingkan tahun 2015 lalu. ” Penurunannya hingga 80 persen, berkat upaya maksimal dari semua pihak, termasuk kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar, dinilai sudah baik meski masih ada beberapa yang bandel. Namun begitu pelaku pembakaran liar ini sudah kita tangkap dan dari laporan Kapolres Ogan Ilir, berkasnya sudah P21 (lengkap) dan siap diserahkan ke Kejaksaan untuk disidangkan. Termasuk jika ada pelaku lainnya yang membuka lahan tidak sesuai dengan SOP, tindak tegas saja dan jangan takut, berikan penindakan hukum,” pungkasnya.

Masih dikatakan Iriawan, pihaknya mengucapkan terima kasih kepada Satgas Karhutla Sumsel yang telah bekerja keras.” Teruskan! Jangan ada ego sektoral, sebab semua berkontribusi dan terpenting adalah keikhlasan dan ketulusan, jangan sampai Indonesia dipermalukan negara tetangga seperti pada tahun 2015 silam, Indonesia dibilang hanya bisa mengirim TKW dan asap,” tambah mantan Kapolda Metro Jaya ini. (Mella)

You might also like More from author

Leave A Reply