Selama Ramadhan Jam Pelajaran Dikurangi 10 Menit

PALEMBANG,

Selama bulan Ramadhan 1438 H Pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Sumatera Selatan (Sumsel) bakal mengurangi deadline masuk sekolah selama 30 menit dan lama jam pelajaran

selama 10 menit setiap mata pelajaran di SMA dan SMK di Sumsel.

Menurur Kadisdik Sumsel, Drs. Widodo, M.Pd, pemberlakukan jadwal pengurangan jam

masuk dan belajar tersebut akan berlaku mulai 1 Ramadhan mendatang. Hal ini bertujuan

agar siswa dan sekolah memiliki waktu yang lebih banyak untuk memperdalam ilmu agama.

“Masuk sekolah diundur 30 menit dan setiap mapel akan dikurangi 10 menit pelajaran. Ini

akan berlaku pada semua SMA dan SMK di Sumsel mulai puasa pertama nanti,” ungkapnya,

kemarin.

Selain itu, Widodo juga memberikan himbauan kepada setiap siswa dan sekolah untuk memperbanyak berbagai kegaitan keagaam di sekolah. Mulai kegiatan membaca Al-Qur’an dan kegiatan lainnya. Tujuannya agar makna di bulan suci Ramadan tahun ini tetap terjaga meskipun harus tetap melaksanakan tugas sebagai siswa maupun guru di sekolah. “Kegiatan keagaam bisa dalam berbagai bentuk kegiatan, baik yang dilakuan oleh pihak sekolah

maupun siswa dengan berkelompok. Tentu ini akan menjadi lebih baik untuk mengisi kegiatan dalam bulan Ramadhan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Palembang, Nasrul Bani, pengurangan jam belajar siswa dan masuk yang lebih lambat dari hari biasanya tidak akan mempengaruhi target pencapaian materi pembelajaran baik bagi guru maupun siswa. Sebab, program pembelajaran sudah disusun selama satu tahun termasuk dalam bulan Ramadhan. “Karena bulan Ramadan waktunya lebih sedikit, tentu terget materi pembrlajaran yang ingin di capai disesuaikan. sehingga meskipun dalam bulan Ramadhan pembelajaran tetap berjalan maksimal,” terangnya. Kendati demikian, ungkap Nasrul, berbagai kegiatan keagamaan biasanya juga diperbaiki seperti kegiatan pesantren ramadhan, kegiatan lomba keagamaan dan lain sebagainya. “Selain itu, untuk ekskul yang berkaitan dengan fisik akan dihentikan terlebih dahulu selama bulan Ramadhan kita hanya memfokuskan pada kegiatan keagamaan saja agar para anak didik kita dapat menjalankan ibadahnya di bulan Ramadhan dengan khusyuk,” tegasnya (hasan basri)

You might also like More from author

Leave A Reply