Siswa Madrasah Harus Bisa Baca Tulis Al Qur’an

PALEMBANG,

 

Proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) sudah dilakukan tahapan seleksi Baca Tulis Al-Quran (BTA). Seperti yang terlihat di ujian masuk MAN 2 Palembang, bagi calon siswa/i yang ingin masuk di MAN, akan diuji kemampuan membaca al Quran mulai dari kelancaran dan ilmu tajwid setelah itu akan diuji kemampuan tulis menulis al Quran.

Kepala MAN 2 Palembang Feri Irawadi, S.Ag mengatakan setelah ujian Nasional sudah berakhir, pihaknya memberikan kesempatan kepada calon siswa, yang ingin bergabung di MAN 2. “Jadi sekarang ini kita himbau kepada calon siswa/i baru yang ingin di tes harus bisa memiliki kemampuan hafalan Qurannya (Tahfidz), bagi mereka yang memiliki kemampuan Tahfidz dan yang jelas doa hafalan surat surat pendek harus bisa dan mereka harus bisa menulis huruf-huruf Arab,” katanya.

Bagi siswa yang bisa hafal 5 juz, tentu dirinya akan memberikan pelatihan intensif agar mereka ini bisa mendapatkan prestasi maupun beasiswa. “menghafal Alquran ini tidak semua anak memiliki bakat seperti itu, sesuai moto Madrasah ingin mencari dan mencetak siswa/i yang hafal Quran dan amalan dalam AlQuran,” jelasnya.

Diketahui sejak dimulai pembukaan PPDB di MAN 2, peserta sudah banyak mendaftar. Sesuai kuota yang keluar, akan ada 260 siswa baru. Dari data kita terdapat 600 peserta sudah mendaftar online. Khusus pada 9 Mei sampai 13 Mei mendatang, pihaknya akan melakukan seleksi tes BTA. “Kita juga menerapkan sistem gugur, bagi siswa yang tidak bisa BTA maka akan di gugurkan,” paparnya.

Dari hasil pantauan pihaknya, ada beberapa siswa yang mendaftar namun mereka bisa Membaca tapi tidak bisa menulis, lalu ada sebaliknya ada bisa menulis tapi membacanya kurang hafal. “Lalu setelah pengumuman pada 16 Mei tes BTA, mereka akan diminta mempersiapkan diri dalam seleksi tertulis atau akademik,” tandasnya. Lanjutnya, pada tes akademik akan digelar pada 18 Mei. Khusus pengumuman akhir akan dilakukan pada tanggal 19 Mei mendatang. “Ya ada 54 siswa diterima jalur PMPA, dan sisanya 206 lagi melalui jalur tes atau seleksi, kita harapkan bagi siswa yang tidak masuk tidak berkecil hati. Sebab mereka bisa ikut di SMA reguler,” pungkasnya (hasan basri).

You might also like More from author

Leave A Reply