STEI Mulia Darma Pratama Palembang Miliki CPA

PALEMBANG, Sumselpostonline.com -Sekolah Tinggi Ilmu  Ekonomi (STEI) Mulia  Darma Pratama Palembang saat ini memiliki Certified Public Accountant (CPA) Test Center.

Direktur STIE Mulia Darma Pratama Palembang, Muhamad Helmi mengatakan, terobosan baru yang dilakukannya tersebut merupakan hasil kerja sama yang dilakukan bersama Institut Akuntan Publik Indonesia (IAPI). keberadaan CPA Test Center akan mempermudah para sarjana akuntan untu ikut uji sertifikasi tanpa harus pergi ke kota lain di luar Sumsel. “Manfaat dari CPA Test Center bukan hanya dirasakan  mahasiswa STIE Mulia Darma Pratama Palembang saja tetapi juga bagi mahasiswa kampus lainnya, masyarakat umum ataupun para sarjana yang belum memiliki sertifikat kompetensi,” ujarnya usai penandatanaganan piagam kerjasama  di kampus, kemarin.

Dijelaskannya, CPA Tes Center STIE Mulia Darma Pratama Palembang dihadirkan untuk mempermudah alumni S1, S2 akuntansi, para dosen yang ingin ikut sertifikasi yang dilakukan IAPI. Tak hanya itu, CPA Tes Center juga menjawab tantangan kebutuhan tenaga akuntan publik bersertifikat khusus di wilayah dan sekitarnya yang berkeinginan memproleh sertifikat CPA sebagai salah satu syarat membuka praktek kantor akuntan publik. “Selain itu, juga menghemat biaya transportasi dan akomodasi serta tidak perlu lagi ke Jakarta,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Sertifikasi IAPI, Suhartono mengatakan, pihaknya membuka kerja sama dengan berbagai kampus di Indonesia. Hingga saat ini di Indonesia yang terdafatar pada IAPI ada 32 CPA Test Center diberbagai perguruan tinggi. IAPI sendiri merupakan lembaga sertifikasi yang diakui secara nasional dan Asian. “Ujian sendiri akan dilakukan secara online. Begitu juga dengan berbagai persyaratannya dan pendaftarannya. Soal soalnya dibuat langsung dari pusat,” terangnya.

Menurut Suhartono, potensi jasa akuntansi sangat besar dan dibutuhkan banyak akuntan-akuntan publik yang profesional dan berkualitas. Saat ini Indonesia membutuhkan sebanyak 30.000 akuntan publik untuk dapat bersaing di Asean pada era MEA. Dari jumlah kebutuhan tersebut, akuntan yang publik yang bersetifikasi atau CPA hanya berjumlah kurang dari 2.000 orang. “Oleh karena itu, keberadaan CPA Test Center ini relevan sekali untuk menjawab tantangan akan kebutuhan pasar akuntan publik yang sangat besar, terutama yang memiliki setifikat sebagai jaminannya,” ucapnya. (hasan basri)

You might also like More from author

Leave A Reply