Susno : Penyidik yang Tentukan Otopsi Terkait Dua Bersaudara Tewas di Dalam Sumur

PAGARALAM, Sumsel Post –

Susno Duaji mantan Kabareskrim Polri menyatakan meski pihak keluarga tidak mau dilakukan otopsi guna mengetahui penyebab kematian seseorang, namun penyidik bisa mengambil sikap. “Perlu tidaknya otopsi penyidik yang tentukan,”terangnya ketika dikonfirmasi via ponselnya, Selasa (19/12) terkait kematian tragis kakak beradik di sumur maut Plang Kenidai Kecamatan Dempo Tengah beberapa waktu lalu.
Sebelumnya pihak Polres Pagaralam menegaskan kasus sumur maut itu salah satu kendala penyelidikannya lantaran pihak keluarga menolak dilakukan otopsi.

Seperti diberitakan sebelumnya Kandang ayam milik Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Pagaralam, Faber Napitupulu yang ditengarai belum berizin alias abu- abu,kemarin Sabtu (07/10) menelan dua korban nyawa kakak beradik sekaligus.

Menurut keterangan Sunarto (45), kakak kandung korban saat memberikan keterangan kepada kepolisian, kandang ayam tersebut milik Kadishub ,Faber Napitupulu,kedua korban tewas berdasarkan laporan dari penjaga Kandang ayam dan warga Kelurahan. Pelang Kenidai Kecamatan Dempo Tengah, Sabtu (07/20) sekitar pukul 11.00 Wib.

Kematian kedua korban yang terbilang tak wajar, diduga akibat menghisap karbondioksida. Menurut kakak korban, sumur itu sudah Selesai dikerjakan oleh Muhlis (35) dan Pirli (25). Namun pihak pengelolah kandang ayam masih meminta didalami.

” Ketika keduanya sedang bekerja di kebun, ada pihak pengelolah kandang ayam nelpon untuk kembali menggali sumur,” jelas Sunarto.

Karena Muhlis sedang ada kerjaan nyemprot kebun akhirnya ia menyuruh Pirli untuk berangkat duluan dan menguras air di dalam sumur. Tak lama kemudian Muhlis mendapat berita kalau Pirli sakit di dalam sumur. Lalu bersama warga Muhlispun ke lokasi,dan ia mendapati Pirli pingsan dalam sumur. Muhlis pun turun untuk menyelamatkan sang adik, setelah ditunggu cukup lama, Muhlis pun hilang dan tidak muncul dan Naik ke permukaan sumur. Sehingga warga pun menghubungi Polsek Dempo Tengah

You might also like More from author

Leave A Reply