Yayasan Al Azhar Buka Cabang di Palembang

SumselPostOnline.com- Palembang – Untuk mengembangkan dunia Pendidikan yang bernapaskan Islam Yayasan Pesantren Islam (YPI) Al Azhar yang berpusat di Jakarta, membuka cabang di Kota Palembang. Memasuki awal tahun ajaran baru ini, Senin (17/7/2017) kemarin, sekolah yang beralamat di Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Sako Kecamatan Sako Palembang ini langsung melakukan Grand Opening yang langsung diresmikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Ishak Mekki.

Ketua YPI Al Azhar Palembang, Ustadz Abdullah mengatakan, YPI Al Azhar Palembang merupakan wujud sinergitas antara YPI Al Azhar dengan Darrul Nur Mustafa. Dimana untuk standar pendidikan tetap mengacu pada standar YPI Al Azhar yang berpusat di Jakarta dan Yayasan Darrulnur Al Mustofa yang akan bertanggung jawab atas standar operasional.

“Momen peresmian kita bertepatan dengan tahun ajaran baru, TK-SD-SMP Islam Al Azhar 41-45 dan 33, resmi beroperasional. Di mana semua siswa mulai melaksanakan sekolahnya hari ini (kemarin-red), dan ditandai dengan peresmian sekolah yang dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki,” ujarnya.

Ustadz Abdullah juga menerangkan, Sekolah Al Azhar Palembang saat ini menampung 300 siswa yang terdiri dari TK-SD dan SMP. Dimana, SD dari kelas 1-5, SMP kelas 7-8-9 dan SMP 10-11-12. “Saat ini yang cukup tinggi peminatnya di TK dan SD. Dimana, kedua jenjang pendidikan tersebut membuat pihaknya kekurangan kelas. Contohnya saja SD kelas 1 ada dua kelas dan kelas 5 juga dua kelas,” ujarnya.

Untuk memenuhi permintaan pendaftar yang cukup tinggi, Yayasan Darrul Nur Al Mustofa yang bertanggung jawab dalam standar operasonal di Al Azhar Palembang sedang mempersiapkan pembangunan gedung baru yang terletak di lokasi yang sama. Makanya seiring berjalannya ajaran baru sekitar bulan November akan dibangun gedung baru dengan lima lantai. “Rencananya setelah ajaran baru ini kita mulai, awal November pembangunan gedung baru lima lantai akan kita mulai. Gedung tersebut akan difungsikan untuk menambah kelas. Ke depan sekolah Al Azhar Palembang akan mampu menampung 1.500 siswa dengan standar yang disesuaikan dengan sekolah Al Azhar Pusat,” jelasnya.

Senada yang dikatakan, Budiono MPd yang mewakili YPI Al Azhar Pusat, menurutnya sesuai dengan apa yang disampaikan Ketua Yayasan Al Azhar Palembang, umat Islam jika hanya bersatu tidak cukup agar kejayaan Islam tercapai. Maka dari itu, butuh senergi semua pihak. Seperti yang dilakukan antara YPI Al Azhar dan Darrulnur Al Mustofa, dengan mendirikan lembaga pendidikan YPI Al Azhar Palembang, untuk jenjang pendidikan TK-SD-SMP. “Al Azhar bermitra dengan yayasan Darulnur Al Mustofa, membuat sekolah yang berstandar sama dengan yayasan pusat,” jelasnya.

Meski menyerahkannya kepada Mitra-mitra, Al Azhar tetap melakukan pemetaan pretasi yang dipantau setiap tahun bagaimana peringatnya. Dalam bermitra ada pembagian tugas yang sangat jelas, yaitu pusat menyiapkan kurikulum menajement pendidikan baik kepala sekolah sampai guru. “Jadi untuk yayasan Darrulnur Al Mustofa, menyediakan fasilitas pendidikan sesuai standar pusat. Ke depan untuk kualitas pendidikan termasuk standar manajement pendidikan dapat menanyakan ke direktrorat. Sedangkan untuk keuangan yang bertanggung jawab adalah mitra,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel H Ishak Mekki dalam sambutannya mengatakan merasa bangga dengan masuknya lembaga pendidikan dibawah naungan Al Azhar di Palembang. Karena seperti yang diketahui, label Al Azhar merupakan lembaga pendidikan yang sudah cukup terkenal hingga ke mancanegara. “Selain memberikan pendapatan bagi Provinsi Sumsel khususnya Palembang, keberadaan sekolah Al Azhar akan memberikan dampak bagi perkembangan Sumer Daya Manusia (SDM) yang lebih berakhlak,” jelasnya.

Ishak menerangkan, saat ini dirinya melihat sekolah Al Azhar akan mampu memberikan sarana pendidikan yang memiliki standar yang luar biasa. Apalagi sekolah tersebut diajar oleh tenaga-tenaga pendidik lulusan dari universitas ternama sampai lulusan dari luar negeri. “Jadi kita tidak usah ragu memasukkan anak-anak kita ke sekolah Al Azhar. Karena sekolah ini merupakan sekolah rujukan, yang baik untuk perkembangan pendidikam agama anak,” ujarnya. (Hasan Basri)

You might also like More from author

Leave A Reply